Advokasi Transisi PAUD ke SD Menyenangkan, Pemkab Tapin Perkuat Dukungan Wajib Belajar 13 Tahun
Rantau,– Pemerintah Kabupaten Tapin melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin menggelar kegiatan Advokasi Pelaksanaan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan dan Dukungan Program Wajib Belajar 13 Tahun Tahun 2026 di Pendopo Galuh Bastari, Kabupaten Tapin, Selasa, 21 Juli 2026.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Tapin, H. Yamani, S.Ak., M.M. sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tapin dalam meningkatkan kualitas pendidikan sejak usia dini hingga jenjang pendidikan dasar melalui pelaksanaan transisi yang ramah anak dan menyenangkan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Tapin, Ny. Hj. Faridah Yamani, perwakilan dari masing-masing kecamatan se-Kabupaten Tapin, serta para pejabat terkait dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
Dalam sambutannya, Bupati Tapin H. Yamani menegaskan bahwa masa transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menuju Sekolah Dasar merupakan tahapan penting yang harus dipersiapkan dengan baik agar anak dapat beradaptasi secara optimal di lingkungan belajar yang baru.
Menurutnya, proses pembelajaran pada awal jenjang Sekolah Dasar hendaknya tidak lagi berorientasi pada kemampuan calistung semata, melainkan lebih mengedepankan pembelajaran yang menyenangkan, membangun karakter, serta memperhatikan tumbuh kembang anak sesuai usianya.
“Melalui kegiatan advokasi ini diharapkan terbangun kesamaan pemahaman dan komitmen seluruh pihak dalam mewujudkan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, sehingga anak-anak dapat belajar dengan rasa aman, nyaman, dan bahagia,” ujarnya.
Selain membahas implementasi transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dalam mendukung pelaksanaan Program Wajib Belajar 13 Tahun, yang dimulai sejak satu tahun pendidikan prasekolah hingga pendidikan menengah.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin berharap seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, hingga masyarakat, dapat terus bersinergi dalam menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berpusat pada kebutuhan anak.
Dengan adanya advokasi ini, diharapkan pelaksanaan kebijakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan dapat diterapkan secara optimal di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Tapin, sekaligus mendukung terwujudnya generasi Tapin yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Rapat Paripurna DPRD Tapin Bahas Rancangan KUA-PPAS 2027 serta KUPA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2025
RANTAU,– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapin menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (...
Deklarasi Damai Calon Kepala Desa Kabupaten Tapin Tahun 2026
Rantau,- Pemerintah Kabupaten Tapin melaksanakan Deklarasi Damai Calon Kepala Desa Kabupaten Tapin Tahun 2026 dalam rangka mendukung terwujudnya pelak...
Bupati Tapin Cup 2026 Resmi Digelar, Bupati Yamani Ajak Seluruh Tim Junjung Tinggi Sportivitas
Rantau,- Turnamen sepak bola Bupati Tapin Cup 2026 resmi digelar di Stadion Salam Babaris dengan diikuti oleh tim-tim dari Kabupaten Tapin serta sejum...
Sinergi PPID Diperkuat, Diskominfo Kalsel Gelar Asistensi Layanan Informasi Publik
RANTAU – Dalam upaya memperkuat implementasi keterbukaan informasi publik di Kalimantan Selatan, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan...