Wabup Tapin Hadiri Maulidurrasul dan Haul ke-17 Al-Habib Husein bin ‘Alwi Ba’bud

Wabup Tapin Hadiri Maulidurrasul dan Haul ke-17 Al-Habib Husein bin ‘Alwi Ba’bud

diskominfo | 27 Agustus 2026 | Berita


Rantau — Wakil Bupati Tapin, H. Juanda menghadiri kegiatan Maulidurrasul sekaligus Haul ke-17 Al-Habib Husein bin ‘Alwi Ba’bud, Rabu Malam (26/08/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh nuansa religius, serta diikuti oleh para ulama, habaib, umara, dan masyarakat sekitar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika, S.H., S.I.K., M.I.K., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapin Dr. H. Akhmad Ismail Fahni, S.E., M.Si., serta Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tapin KH. Muhammad Iqbal, Lc.

Selain jajaran umara, kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah habaib dan ulama, di antaranya KH. Ahmad Barmawi atau yang akrab disapa Guru Kulur. Hadir pula Ketua MUI Provinsi Kalimantan Selatan KH. Ahmad Syairazi, S.M., yang berkesempatan menyampaikan tausiyah kepada para jamaah.

Dalam tausiyahnya, KH. Ahmad Syairazi mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan memperbanyak membaca shalawat, meneladani akhlak beliau, serta mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian tausiyah kemudian dilanjutkan oleh Habib Abdullah bin ‘Ali Ba’bud. Dalam penyampaiannya, beliau turut mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Kehadiran Wakil Bupati Tapin bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur Forkopimda menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan serta upaya bersama dalam menjaga dan memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Sementara itu, masyarakat sekitar tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Para jamaah mengikuti pembacaan maulid, tausiyah, serta doa bersama dengan penuh khidmat dan khusyuk.

Peringatan Maulidurrasul dan Haul ke-17 Al-Habib Husein bin ‘Alwi Ba’bud diharapkan tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang dan mendoakan para ulama dan habaib terdahulu, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW serta meningkatkan semangat masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.